Please enable JS

Literasi Siswa





Prilaku Positif di Lingkungan Sekolah

Prilaku Positif di Lingkungan Sekolah

Halo teman-teman... ????

Belakangan ini, ramai diberitakan di media sosial tentang seorang guru yang menampar siswanya karena ketahuan merokok di lingkungan sekolah. Setelah kejadian itu, siswa tersebut malah mengajak teman-temannya satu angkatan untuk mogok sekolah. Nah, menurut kalian, apakah tindakan guru itu wajar atau tidak?

Pendapat Kami            
Menurut kami, tindakan guru tersebut memiliki niat baik, yaitu untuk memberi peringatan dan mendisiplinkan siswa yang melanggar aturan sekolah. Namun, cara yang digunakan yaitu dengan menampar bisa dianggap kurang tepat.  Karena kekerasan fisik tidak selalu menjadi solusi terbaik dalam mendidik. Masih banyak cara lain yang lebih baik, seperti memberi nasihat, pembinaan, atau surat peringatan (SP) bagi siswa yang melanggar.

Sekolah Tempat Belajar, Bukan Tempat Seenaknya            
Teman-teman, kita harus ingat bahwa sekolah bukan tempat untuk bertindak semaunya. Sekolah adalah tempat kita belajar, dimana kita bisa menambah ilmu, wawasan, kedewasaan, kemansirian, kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, dan etika.

Setiap aturan yang dibuat oleh sekolah bertujuan untuk membentuk karakter yang baik bagi kita semua.  Jika siswa berbuat seenaknya seperti; merokok, membolos, atau melawan guru, maka suasana belajar akan terganggu dan tujuan pendidikan tidak akan tercapai.

Mari kita bersama-sama melakukan refleksi           
Dari contoh kejadian diatas, kita bisa belajar dua hal penting:
1. Sebagai siswa, kita harus menghormati aturan sekolah dan tidak melakukan tindakan yang melanggar.     
2. Sebagai guru atau orang dewasa, kita perlu menegur dengan cara yang bijaksana, tanpa kekerasan.

Kesimpulannya
Semua pihak, baik guru maupun siswa memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif. Bersama menjaga nama baik sekolah dengan menaati peraturan, menghormati guru dan berperilaku baik di mana pun kita berada.

“Kedisiplinan dan sopan santun tidak bisa tumbuh dari rasa takut, tapi dari kesadaran diri dan rasa tanggung jawab. Mari berkomitmen menjadi siswa yang berkarakter, beretika, dan berprestasi”.

 

-XI TKJ2-

 

Penulis: Kelas XI TKJ2*

Editor: Gof**

*Jurusan Teknik Komputer Jaringan SMK Texmaco Purwasari

**Hubin SMK Texmaco Purwasari

 

 

Bagikan


cari

artikel terbaru

berita terbaru